▶️ Dikatakan dari Sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu,
من دخل القبر بلا زادٍ، فكأنما ركب البحر بلا سفينة
Barangsiapa yang masuk kubur tanpa bekal, seperti mengarungi lautan tanpa bahtera.
👉 Syaikh Shalih bin Muhammad Al-Luhaidan rahimahullah mengatakan,
"Aku tidak tahu penisbatan perkataan tersebut apakah dari Sahabat Abu Bakar radhiyallahu 'anhu atau bukan. Tapi, makna perkataan itu ialah bahwa barangsiapa yang masuk kubur yakni bila seseorang telah meninggalkan kehidupan dunia ini tanpa memiliki amal saleh, sama saja seperti seseorang yang mengarungi lautan tanpa bahtera.
Sudah diketahui bahwa yang namanya alam kubur merupakan tempat persinggahan menuju akhirat yang bisa jadi seseorang mendapatkan nikmat kubur lantaran amalan yang dia lakukan sehingga baginya surga ataukah azab kubur sehingga baginya neraka sebab dia tidak memiliki amalan saleh ketika masuk ke dalamnya.
Dengan demikian, ketika seseorang memasukinya dengan amalan saleh maka dia menaiki bahtera keselamatan menuju kenikmatan yang agung yaitu surga." ( Fatawa Nurun 'alal Darb )
Ya Allah istikamahkanlah kami untuk beramal saleh. Jadikanlah amalan kami sebagai sebaik-baiknya teman di alam kubur kelak. Dan kumpulkanlah kami bersama dengan orang-orang yang kami sayangi di surga-Mu. Āmīn.
✍️ Abu 'Aashim


