CISARUA, BOGOR — Mudir Ma'had Miftahul Jannah Akbar Cisarua Bogor, Al-Ustadz Nanang Ismail, S.Pd., Lc., menyampaikan nasihat dan arahan resmi menyambut liburan semester genap bagi seluruh santri dan wali santri. Pesan pengarahan ini bertujuan agar masa libur semester tidak sekadar menjadi jeda aktivitas belajar, melainkan diisi dengan momentum yang bermakna untuk memulihkan semangat santri serta memperkuat kesinambungan nilai-nilai tarbiyah di lingkungan keluarga.
Pengarahan liburan semester genap ini disampaikan menjelang kepulangan para santri ke rumah masing-masing. Dalam ulasan resminya, Al-Ustadz Nanang Ismail, S.Pd., Lc. menekankan dua aspek utama, yaitu penyegaran energi (recharge) bagi santri dan keterlibatan aktif orang tua dalam melakukan pengawasan (monitoring).
Mudir Ma'had Miftahul Jannah Akbar memberikan pesan khusus bagi para santri sekaligus imbauan strategis untuk para wali santri:
"Selamat berlibur semester genap untuk para santri sekalian. Semoga liburan ini dapat menggembleng dan memulihkan kembali (recharge) semangat kalian serta menjadi momentum hangat nan berkesan bersama keluarga. Kami sangat berharap kepada para wali santri untuk menjadikan masa liburan ini sebagai sarana kebersamaan, monitoring, dan ajang pendekatan demi kemaslahatan ananda di rumah, sehingga nilai-nilai tarbiyah serta pendidikan karakter dapat berjalan secara seimbang dan berkesinambungan," ulas Mudir Ma'had, Al-Ustadz Nanang Ismail, S.Pd., Lc.
Penegasan ini menggarisbawahi pentingnya peran rumah sebagai kelanjutan dari pembentukan karakter di pesantren. Dengan adanya sinergi yang selaras antara disiplin pondok dan pendampingan orang tua selama liburan, kebiasaan baik dan capaian keilmuan santri diharapkan tetap terjaga dengan baik hingga kembali ke ma'had pada semester mendatang.
Pengurus Ma'had Miftahul Jannah Akbar menutup pengarahan dengan mendoakan agar seluruh santri mendapatkan liburan yang aman, bermanfaat, dan penuh kesan, serta menyampaikan salam hangat sampai berjumpa kembali di ma'had pada awal semester berikutnya (In Sya Allah).





